Di tengah arus informasi digital yang didominasi isu nasional, InfoSulawesi.com memilih pijakan yang jelas: memperkuat pemberitaan dari daerah. Cakupannya meliputi enam provinsi di Pulau Sulawesi, termasuk kabupaten dan kota di dalamnya.
CEO InfoSulawesi.com, Toto Sudarmongi, mengatakan fokus pada wilayah Sulawesi menjadi bagian dari identitas media tersebut.
"Media infosulawesi.com adalah media Lokal atau media regional Pulau Sulawesi yang meliputi wilayah 6 provinsi, tentu yang tonjolkan adalah informasi/berita daerah seputar 6 provinsi tersebut, termasuk kabupaten/kotanya," katanya saat dihubungi, beberapa Waktu lalu.
Toto mengatakan, bagi InfoSulawesi.com, menerbitkan berita bukan akhir dari perjalanan sebuah isu.
Ia mengungkapkan, ketika persoalan daerah membutuhkan perhatian lebih luas, redaksi memanfaatkan media sosial dan jejaring antarmedia untuk memperbesar jangkauannya.
Strategi tersebut dilakukan melalui penggunaan tagar, penandaan pemangku kepentingan, serta kerja sama dengan media yang memiliki jangkauan lebih besar.
"Untuk mengawal Informasi atau isu daerah sampai ke pusat, sebenarnya kami biasanya menggunakan sarana media sosial dengan hastag atau tag stakeholder terkait atau network atau kerjasama dengan media lebih besar seperti Suara.com dan GNFI, dan media-media lain," ujarnya.
Pola tersebut, menurutnya, membuat isu daerah memiliki peluang untuk masuk ke ruang percakapan yang lebih luas.
Tagar membantu distribusi di media sosial, sementara penandaan pihak terkait menghubungkan pemberitaan dengan pemangku kepentingan yang berkaitan langsung dengan persoalan tersebut.
Pembaca Tak Hanya Jadi Konsumen
Pembeda lain terletak pada ruang partisipasi publik. Melalui rubrik 'Opini dan Cerita', InfoSulawesi.com membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengirimkan tulisan dan gagasan.
Ia mengatakan rubrik tersebut menjadi salah satu konten andalan InfoSulawesi.com.
"Untuk rubrik atau konten 'opini dan cerita' kami menerima banyak kiriman dan masukan tetap yang kami terbitkan. Karena itu merupakan konten andalan kami dan terbuka untuk umum, sepanjang relevan dan baik untuk pembaca," tambahnya.
Keterbukaan tersebut membuat pembaca memiliki kesempatan untuk hadir sebagai kontributor. Meski demikian, kiriman tetap berada dalam proses seleksi redaksi. Konten dipertimbangkan berdasarkan relevansi, kelayakan, substansi, dan manfaat bagi pembaca.
Selain opini dan cerita, InfoSulawesi.com juga memiliki rubrik 'Plus' yang memuat "INFO PLUZ". Konten ini hadir dalam edisi berkala yang diterbitkan redaksi. Indeks rubrik tersebut juga memuat artikel dengan beragam topik, termasuk olahraga dan teknologi.
Toto mengungkapkan rubrik tersebut lahir dari hasil eksplorasi penggunaan AI usai mengikuti Pelatihan 'AI Tools for Journalists' yang diselenggarakan Suara.com bekerjasama dengan Google News Initiative.
Praktik penggunaan AI dalam ruang newsroom Infosulawesi memudahkan awak media tersebut dalam memroduksi berita harian.
Penggunaan AI yang dibarengi dengan kedekatan isu lokal menjadi salah satu kekuatan media ini alam mengembangkan arah media lokal di masa depan.
"Ke depan infosulawesi tentu selalu mengikuti perkembangan teknologi, termasuk penerapan teknologi AI dan sebagainya."
Menyiapkan Ruang untuk UMKM
Tak hanya itu, arah pengembangan InfoSulawesi.com juga mulai bergerak ke ranah komunitas. Saat ini interaksi dengan pembaca berlangsung melalui grup dan kanal. Ke depan, media tersebut berencana membangun komunitas yang dapat mendukung pelaku UMKM lokal.
"Untuk komunitas sementara hanya grup-grup biasa atau channel. Ke depan, kami akan membangun Komunitas untuk membantu UMKM lokal dalam peningkatan ekonomi daerah, kami sementara menjajaki Kerjasama dengan instansi-instansi terkait," ujarnya.
Rencana itu sedang berada pada tahap penjajakan kerja sama dengan instansi terkait. Jika terealisasi, komunitas tersebut akan memperluas fungsi InfoSulawesi.com dari ruang informasi menjadi wadah interaksi yang juga menyentuh kebutuhan ekonomi masyarakat.
Pada titik ini, kekhasan InfoSulawesi.com terlihat pada cara media tersebut mengelola kedekatan dengan daerah. Enam provinsi Sulawesi menjadi basis pemberitaan, isu lokal didorong agar menjangkau perhatian lebih luas, masyarakat diberi ruang untuk berkontribusi, sementara perkembangan teknologi dan rencana komunitas UMKM menjadi bagian dari arah pengembangannya. (Raisa Olivia)
© 2026 SUARA.COM - ALL RIGHTS RESERVED.