Pemred Suara.com, Suwarjono dalam diskusi "Keberlanjutan Media dan Ekosistem" yang digelar oleh Local Media Community (LMC) di Prime Park Hotel, Kota Pekanbaru pada Senin (10/8/2026). Tue, Aug 11, 2026 11:31 AM

Jaga Ekosistem dan Keberlanjutan Media Lokal, LMC Bahas Strategi dan Kolaborasi di Pekanbaru

Dinamika dan tantangan yang dihadapi ekosistem media lokal saat ini mendorong puluhan pimpinan media daerah untuk aktif berdialog dan berupaya merumuskan solusi bersama. 

Salah satunya diwujudkan melalui partisipasi mereka dalam diskusi bertajuk "Keberlanjutan Media dan Ekosistem" yang diselenggarakan oleh Local Media Community (LMC) di Prime Park Hotel, Pekanbaru, pada Senin, 10 Agustus 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pengelola dan pemilik media lokal —terdiri atas CEO, pemilik media, Pemimpin Redaksi, hingga Wakil Pemimpin Redaksi— yang berasal dari setidaknya empat provinsi di Sumatera, yaitu Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, dan Jambi. 

Sejumlah 46 peserta terdaftar hadir dalam diskusi strategis yang dimulai pukul 13.00 WIB ini, diawali dengan agenda makan siang bersama.

Penguatan ekosistem media yang berkelanjutan menjadi fokus utama pembahasan. Tak hanya itu, sejumlah dinamika industri juga menjadi agenda diskusi, antara lain pergeseran perilaku audiens, tantangan distribusi konten, perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga penyesuaian terhadap regulasi industri media.

Dalam sesi pemaparan lanskap bisnis media, Pemred Suara.com sekaligus inisiator LMC, Suwarjono, menjelaskan dinamika trafik media digital konvensional di tengah pesatnya pertumbuhan penggunaan media sosial dan platform berbasis video.

“Kondisi ini menuntut newsroom bertransformasi dari sekadar mengandalkan homepage website, menuju pendekatan multi-platform yang berbasis komunitas, kepercayaan (trust), dan kedalaman konten lokal (local intelligence hub),” paparnya.

Pimpinan dan pengelola media yang hadir menyambut positif ruang dialog ini dan saling berbagi pandangan mengenai realitas operasional di lapangan. 

Salah satu topik, yakni diversifikasi sumber pendapatan, termasuk evaluasi atas ketergantungan pada sumber finansial tradisional seperti anggaran pemerintah daerah, menjadi salah satu pembahasan penting.

"Ini menarik, kalau memang masih banyak peluang revenue lain yang bisa didapatkan. Sebab kita media daerah selama ini memang masih banyak bergantung pada sumber pendapatan tradisional, salah satunya dari pemerintah daerah,” kata seorang peserta diskusi, Ahmad.

Pentingnya adaptasi di era digital juga disepakati oleh para peserta. Transformasi serta inovasi konten di ranah media sosial dipandang sebagai langkah strategis untuk menjangkau kelompok audiens yang kian dinamis.

"Era media sosial memang menuntut kita mau tak mau lebih banyak berinovasi dan eksplorasi untuk konten dan produknya. Memaksimalkan konten video pendek misalnya, kami sendiri sudah memulai juga, tapi belum begitu maksimal,” ujar salah satu pimpinan media yang berbasis di Pekanbaru, Hermanto.

Membangun Kolaborasi, Menyelamatkan Eksistensi Media

Selain mengulas strategi pengembangan pendapatan di luar model iklan konvensional (beyond advertising dan beyond media), diskusi interaktif yang dilengkapi sesi breakout dan penentuan langkah lanjutan (next steps) ini menggarisbawahi pentingnya solidaritas antar-pengelola media.

Sementara di tengah lanskap bisnis yang makin kompetitif, kolaborasi lintas media daerah dinilai dapat menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan serta kedaulatan industri pers lokal.

"Tampaknya kita memang harus merapatkan barisan, terus-menerus berkoordinasi, dan jika bisa sering berkolaborasi, demi menyelamatkan eksistensi kita sebagai media," ucap peserta diskusi yang menyampaikan kesepakatannya atas poin tersebut,  Satria.

Melalui konsolidasi ini, LMC bersama para pimpinan media lokal berharap bahwa penguatan standar etika serta optimalisasi aset digital dapat menjadi fondasi kokoh bagi keberlanjutan media daerah ke depan. 

Forum diskusi di Pekanbaru ini merupakan bagian dari rangkaian program LMC. Diskusi serupa juga akan digelar di Makassar dan sekitarnya pada Rabu, 12 Agustus, serta disusul di Surabaya untuk perwakilan media se-Jawa Timur dan sekitarnya pada hari berikutnya.